Sponsor ADMIN TMIN4LINK 08889102000

Posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan mayoritas penduduk terbesar di dunia idealnya harus mampu memberikan dampak positif terhadap pertumbuhan industri keuangan di dalam negeri, seperti industri asuransi. Dari beberapa data yang kami rangkum memberikan kesimpulan bahwa setidaknya sampai dengan akhir tahun 2016, tingkat penetrasi asuransi dan densitas industri asuransi Indonesia masih sangat kecil dengan kisaran maksimal 2.5 – 3 persen dari PDB Indonesia atau 1.2 juta per tahunnya. Tingkat penetrasi asuransi dan densitas asuransi Indonesia ini masih relatif lebih rendah jika dibandingkan dengan negara – negara di kawasan ASEAN. Tingkat penetrasi asuransi di negara Singapura, Malaysia dan Thailand bahkan sudah mencapai lebih dari 5 persen.

Minimnya edukasi dan pemahaman masyarakat mengenai asuransi masih menjadi faktor utama rendahnya penetrasi asuransi di Indonesia. Selain itu tingkat literasi asuransi di kalangan masyarakat Indonesia, keterbatasan kompetensi sumber daya manusia yang ahli di bidang asuransi, serta kurangnya kekuatan modal investor lokal yang bisa digunakan untuk memperluas jaringan para pemegang polis masih menjadi faktor hambatan lainnya.

Rendahnya penetrasi asuransi di Indonesia tentunya merupakan suatu peluang besar yang perlu digarap oleh para pelaku di industri jasa keuangan, bahkan potensi ini juga semakin terbuka lebar dengan makin besarnya jumlah masyarakat yang tergolong kalangan “middle income” serta lebih baiknya tingkat pendidikan masyarakat. Produk dan layanan “beyond banking” mulai dibutuhkan mereka, yang salah satunya adalah produk asuransi.

Oleh karena itu diperlukan langkah – langkah strategis dan komprehensif untuk mampu mendongkrak penetrasi asuransi dan pertumbuhan industri asuransi di Indonesia secara signifikan, salah satunya adalah memaksimalkan inovasi teknologi dan melakukan terobosan kreatif terhadap strategi marketing produk asuransi seperti yang dilakukan oleh Asuransi Tugu Mandiri melalui strategi network marketing IN4LINK.

Tugu Mandiri IN4LINK telah melakukan inovasi dan merancang ulang mengenai asuransi dari bawah. Tugu Mandiri memberdayakan konsumen untuk membuat keputusan mengenai kebutuhan asuransi mereka sendiri sehingga konsumen merasa positif terhadap masa depan mereka, karena mereka bukan hanya terlindungi dari manfaat produk asuransi, tetapi juga mendapat manfaat investasi dan peluang mendapatkan income tambahan.

Kombinasi strategi marketing dan inovasi memanfaatkan teknologi yang dilakukan Tugu Mandiri IN4LINK, diharapkan mampu meningkatkan penetrasi asuransi  dalam 5 tahun ke depan, seiring banyaknya masyarakat Indonesia yang berdaya beli dan memikirkan untuk tabungan sebagai jaminan masa depan keluarga. Yuk nabung asuransi!