Sponsor ADMIN TMIN4LINK 08889102000

Beberapa hari yang lalu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Satuan Tugas Penanganan Dugaan Tindakan Melawan Hukum di Bidang Penghimpunan Dana Masyarakat dan Pengelolaan Investasi (Satgas Waspada Investasi) kembali menghentikan kegiatan penghimpunan dana masyarakat dari 11 entitas tanpa izin alias investasi bodong.

Salah satu dari entitas tersebut menjanjikan para investor keuntungan 40% per bulan dari nilai investasinya. Keuntungan ini akan bertambah jika para investor menarik calon investor lainnya untuk ikut serta. Setelah cukup lama berjalan dan menarik cukup banyak investor keuntungan yang dijanjikan tidak sesuai harapan, malah dana investor pada akhirnya tidak bisa dikembalikan.

Pertanyaan kritisnya adalah mengapa masyarakat masih mudah tergiur dengan investasi bodong? Menarik untuk melihat beberapa pendapat ahli namun kami coba memberikan kesimpulan bahwa hanya ada satu penyebab masyarakat jatuh pada masalah investasi bodong yaitu: ketidakpahaman masyarakat.

Investasi bodong sangat mudah menyebar di antara masyarakat Indonesia karena terbantu oleh tipikal masyarakat Indonesia yang senang berkumpul. Tinggal tawarkan di satu perkumpulan saja, anggotanya pasti dengan cepat langsung bertambah, sehingga mudah sekali menyebarkan tawaran investasi bodong ini.

Untuk itu pemerintah perlu mensosialisasikan pentingnya pendidikan tentang keuangan kepada masyarakat, bahkan bila perlu sejak usia sekolah agar tak ada lagi masyarakat yang tertipu tawaran investasi bodong dengan iming – iming return tinggi namun tak berizin. Di sisi lain, pemerintah juga perlu memberi ganjaran kepada pelaku investasi bodong agar bisa menimbulkan efek jera. Hal ini bertujuan agar tidak ada lagi orang yang menjalankan kegiatan investasi yang berpotensi merugikan masyarakat.

Berikut beberapa saran sederhana yang perlu Anda perhatikan untuk meminimalkan risiko investasi bodong yang mungkin ditawarkan kepada Anda :

1. Pelajari Karakteristik Produk dan Pahami Imbas Hasilnya

Pelajari secara seksama produk yang akan anda beli. Jangan hanya imbas hasilnya saja. Telisik juga resiko, rekam jejak perusahaan serta izin operasional atau izin dari otoritas yang berwenang. Misalnya untuk asuransi pastikan telah terdaftar pada OJK.

Hati – Hati dengan investasi yang menawarkan imbas hasil tinggi. Seperti pepatah lama High Risk High Return, bahwa semakin tinggi imbas hasil yang dijanjikan biasa semakin besar pula risiko yang menyertainya. Jadi hati-hati dengan mereka yang terang – terangan menjanjikan imbas hasil 40% per bulan seperti pada contoh kasus di atas.

2. Batasi Dana Anda pada Investasi

Pada dasarnya instrument investasi bersifat fluktuatif dan tidak pasti misalnya reksadana, pasar modal, produk derivatif (forex, indeks saham, dll). Beberapa pihak menyebutnya spekulatif, namun para pelaku investasi pada bidang tersebut memilih kata yang lebih positif yaitu fluktuatif. Tapi prinsipnya sebenarnya sama, nilai tunai investasi Anda sangat tergantung pada kondisi perekonomian baik nasional maupun global. Jika perekonomian sedang ‘hijau’, imbas hasil investasi Anda bisa menanjak namun hal sebaliknya bisa terjadi jika ekonomi sedang lesu.

Anda harus bijak jika ada yang menawari produk investasi berbasis instrumen tersebut. Prinsip differensiasi produk investasi memang penting, namun prinsip kehati-hatian juga penting. Jangan mengalokasikan dana terlalu banyak pada instrumen investasi tersebut jika Anda tidak siap dengan resikonya. Memang tidak ada teori pasti berapa rasio dana yang dapat Anda alokasikan karena ini sangat tergantung pada kemampuan keuangan dan kesiapan mental seseorang menanggung resikonya. Namun untuk keamanan dana Anda, sebaiknya rasio investasi tidak melebihi 10% dari pendapatan rutin, atau 5%-10% dari total aset Anda.

Kesimpulan kami adalah PENTING untuk berhati – hati dalam membeli produk investasi sehingga tidak terjebak investasi bodong, tapi SEBAIKNYA Anda tetap MEMILIKI produk investasi asuransi Tugu Mandiri IN4LINK yang bukan hanya memberikan manfaat INVESTASI dan ASURANSI, tetapi juga INCOME dan INTERNET, jadi 4 MANFAAT SEKALIGUS. Yuk nabung asuransi!